Featured post

Cegah STUNTING, 2 Desa di Kabupaten Malang Deklarasikan SBS ( Stop Buang Air Besar Sembarangan)

Kab.Malang. tanggal 22 September tahun 2017 adalah tanggal yang bersejarah dimana Desa SekarBanyu dan Sumbermanjing wetan Kecamatan Sumbermanjingwetan Kabupaten Malang

Telah membacakan IKRAR Deklarasi SBS ( stop buang air besar sembarangan) di pimpin oleh Bapak Sudirman ( kepala desa Sumbermanjingwetan) dan di ikuti oleh tokoh masyarakat dan kader kesehatan.

SBS adalah stop buang air besar sembarangan dimana kondisi ketika stiap individu dalam suatu komunitas tidak ada lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan dan menggunakan jamban yang ramah lingkungan.

Continue reading

Dengan Dana Desa, Desa Menua Prama Siap Deklarasi SBS/ODF Pada Oktober 2017

Sekadau – Kalimantan Barat – Desa Manua Prama yang terletak di Kecamatan Belitang wilayah kerja Puskesmas Nanga Belitang Kab. Sekadau adalah salah satu desa Wilayah Program Kesehatan dan Gizi berbasis Masyarakat (PKGBM). Untuk saat Program ini dibiayai sepenuhnya oleh Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA – I). Sebenarnya di Kabupaten Sekadau terdapat 18 desa yang termasuk kedalam wilayah PKGBM. Tetapi dari 18 desa tersebut, Desa Menua Prama adalah desa yang progresnya paling cepat dalam menuju desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) atau yang biasa di sebut Open Defecation Free (ODF). Untuk mencapai itu semua tentu tidaklah mudah, karena selain susahnya mengubah perilaku hidup sehat dimasyarakat, status Sosial, ekonomi dan Demografi masyarakat yangberbeda-beda juga menjadi salah satu faktor penghambat susahnya suatu desa dalam mewujudkan desa ODF. Continue reading

Turunkan Angka Stanting, Pamekasan Gulirkan DAU

PAMEKASAN – Kepedulian Pemkab Pamekasan terhadap penurunan angka stanting ditunjukkan dengan digulirkannya Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Puskesmas yang membawahi Posyandu. Masing-masing Posyandu menerima anggaran sebesar Rp. 25.000. sebuah jumlah yang cukup lumayan. Total alokasi DAU untuk 890 Posyandu di Pamekasan mencapai jumlah Rp. 22.250.000 untuk Validasi data Stanting. Berdasarkan survey PSG (Penentuan Status Gizi) Tahun 2016, angka stanting Kabupaten Pamekasan mencapai 33,2%

Continue reading

Pendekatan STBM melalui PKGBM – Sulawesi Utara

Pendekatan STBM melalui Program Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat (PKGBM) MCA-Indonesia untuk menurunkan angka Stunting di Provinsi Sulawesi Barat

Oleh

Andi Irfanji, SKM, M. Kes

Fasilitator Kesehatan PKGBM Prov. Sulbar

Pembangunan kesehatan dalam periode tahun 2015-2019 difokuskan pada empat program prioritas yaitu  penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan prevalensi balita pendek (stunting), pengendalian penyakit menular dan pengendalian penyakit tidak menular, Upaya peningkatan status gizi masyarakat termasuk penurunan prevalensi balita pendek menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional yang tercantum di dalam sasaran pokok Rencana Pembangunan jangka Menengah Tahun.  Target penurunan prevalensi stunting (pendek dan sangat pendek) pada anak baduta (dibawah 2 tahun) adalah menjadi 28% (RPJMN, 2015 – 2019)

Continue reading